• Kekerasan dan Penggunaan Kekuatan

    Kekerasan dan Penggunaan Kekuatan

    Buku ini merangkum berbagai situasi hukum, definisi masing-masing situasi hukum, hukum yang berlaku, implikasi-implikasi praktis, dan peran ICRC. Permasalahan dibahas dalam pengertian hukum yang ketat. Meskipun mencegah atau meredam eskalasi kekerasan adalah bagian dari misi dan kewajiban hukum seorang komandan, buku ini tidak membahas pertimbangan taktis. Demi alasan metodologi, situasi dikelompokkan ke dalam tiga kategori: situasi non-konflik bersenjata, situasi konflik bersenjata, dan operasi dukungan perdamaian.

    Continue reading »

  • Respon ICRC terhadap pengungsi internal: kekuatan, tantangan dan kendala

    Respon ICRC terhadap pengungsi internal: kekuatan, tantangan dan kendala

    Hakekat pengungsian yang seringkali sangat kompleks dan fluida di lapangan membuat pemenuhan kebutuhan para pengungsi menjadi tugas yang sulit, dan respon yang fleksibel diperlukan agar sesuai dengan konteks yang berbeda-beda. Respons kemanusiaan ICRC adalah dituntun oleh kerapuhan dan kebutuhan orang-orang yang terkena dampak konflik bersenjata dan kekerasan – tentunya termasuk para pengungsi yang kerapuhannya kerap kali (namun tidak secara otomatis) diperburuk oleh situasi khusus mereka. Oleh karena itu, perlindungan dan bantuan bagi pengungsi secara alami berada di tengah pusaran mandat [...]

    Continue reading »

  • HHI Menjawab Pertanyaan Anda

    HHI Menjawab Pertanyaan Anda

    Buku ini ideal untuk menjadi bacaan apabila ingin mengetahui tentang Hukum Humaniter Internasional (HHI). Di dalamnya dieksplorasi bagaimana perang pun ada batas-batasnya: membatasi metode perang dan membatasi perilaku kombatan. Dengan desain yang berwarna-warni serta isi yang terus perbaharui, siapapun yang tertarik mengetahui asal muasal HHI dan penerapan HHI dewasa ini bisa menjadikan buku ini sebagai rujukan.

    Continue reading »

  •  
  • Pengantar Hukum Humaniter Internasional Dalam Islam

    Pengantar Hukum Humaniter Internasional Dalam Islam

    Masalah Hak-hak Asasi Manusia saat konfl ik bersenjata merupakan topik utama masa kini yang menjadi perhatian para ahli dan intelektual, karena banyaknya terjadi pelanggaran hukum, penganiayaan dan perang yang menambah penderitaan umat manusia.

    Continue reading »

  • Protokol Tambahan I dan II tahun 1977

    Protokol Tambahan I dan II tahun 1977

    Diadopsi pada tanggal 8 Juni 1977, Protokol Tamabahan I dan II merupakan traktat internasional untuk melengkapi Konvensi Jenewa 1949. Kedua Protokol ini secara signifikan meningkatkan perlindungan hukum bagi penduduk sipil dan korban luka, dan untuk pertama kali, menetapkan aturan-sturan kemanusiaan secara rinci yang berlaku ketika terjadi perang sipil atau konflik bersenjata dalam negeri atau konflik bersenjata non-internasional.

    Continue reading »

  • Terjemahan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949

    Terjemahan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949

    Konvensi Jenewa dan Protokol-protokol Tambahannya adalah inti dari hukum humaniter internasional – badan hukum internasional yang mengatur perilaku konflik bersenjata dan berusaha untuk membatasi dampaknya. Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan 1977 secara khusus melindungi orang yang tidak mengambil bagian dalam permusuhan (warga atau penduduk sipil, pekerja kesehatan dan pekerja bantuan kemanusiaan) dan mereka yang tidak lagi terlibat dalam permusuhan, seperti tentara yang terluka, sakit dan kapalnya karam dan tawanan perang. Terjemahan lengkap dari empat (4) Konvensi Jenewa 1949 dapat Anda [...]

    Continue reading »

  •